Tari Topeng Lengger "Dalem Sari"

Tari Topeng Lengger merupakan salah satu kesenian tari asal kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Tari Topeng Lengger dibawakan oleh dua penari berpasangan, laki-laki yang memakai topeng dan penari perempuan dengan atribut sampur atau selendang, mahkota, dan rompi. Bahkan pada bulan Oktober 2020, Tari Topeng Lengger telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Dalem Sari merupakan paguyuban seni Kuda Lumping dan Tari Topeng Lengger dari dusun Wringin, Paguyuban ini berdiri pada Jumat Pahing 19 Agustus 2022. Gagrak yang digunakan sebagai acuan yaitu gagrak Jambunan yang berasal dari Jambusari, Kertek. Tujuan didirikannya dalem sari adalah sebagai upaya melestarikan budaya lokal, selain itu merupakan salah satu cara kolaborasi kerukunan antara pemuda dan juga sesepuh dusun Wringin.

Gambus "Peksi Muda"

Gambus merupakan salah satu seni di Kabupaten Wonosobo, tepatnya di dusun Wringin, Tlogodalem, Kecamatan Kertek. Seni ini kolaborasi antara tari dan bela diri. Kemudian, alat musik yang menjadi iringan dari Gambus adalah rebana dan bedug kecil. Di Wringin, alat musik rebana sering disebut dengan terbang dan bedug kecil sering disebut dengan tanjidhor.

Untuk lagu iringannya menggunakan bahasa Indonesia yang isinya penuh dengan tuntunan hidup. Sebagai satu contoh lirik berikut ini, “minta ampun kepada Allah Yang Maha Mulia. Sebab kami ini banyak dosa. Sebab kami ini senang-senang, kepada ada kepda Allah Yang Maha Mulia, Maha Kuasa”. Terbukti bahwa Gambus bukan hanya seni yang penuh dengan keindahan semata, namun mengandung tuntunan hidup di dunia sebagai bekal kehidupan di akhirat kelak.

Bengilun

Bangilun adalah seni tari tradisional di Dusun Wringin yang bersifat religius. Tari ini awalnya untuk menyebarkan agama Islam melalui budaya, disertai nyanyian dengan nuansa melayu. Jumlah penari Bangilun cukup banyak, sekitar 12-14 orang. Dalam pertunjukkan Bangilun, penarinya mengenakan celana hitam, kemeja putih, topi, serta selempang.

Dalam hal ini, keindahan gerak, keagungan kostum, dan kekayaan budaya berpadu menjadi satu. Seolah-olah, bagi siapa saja yang menyaksikan akan terbawa dalam keajaiban tarian ini, dan merasakan bagaimana Bangilun menghidupkan kembali sejarah dan tradisi Dusun Wringin dengan cara yang menakjubkan dan penuh pesona.